Déjà vu adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah "pernah lihat". Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para (παρα) yang artinya adalah "sejajar" dan mnimi (μνήμη) "ingatan".
Menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini.
Kemudian liat hasil googling berikutnya, dan wahhh.. ternyata banyak banget referensi/sumber yang ngebahas apa itu Deja vu. Selain Deja vu, ada istilah-istilah lainnya yg merupakan jenis-jenis dari Deja vu. Jenis-jenisnya antara lain sebagai berikut :
(dikutip dari sumber achtungpanzer.blogspot.com)
1. Déjà Vu
Déjà vu jenis ini yang paling banyak terjadi dimana kita pernah merasakan suatu kondisi yang sama sebelumnya dan yakin pernah terjadi di masa yang lampau dan berulang kali. Sering kali pada saat itu individu akan diikuti oleh perasaan takut, rsa familiar yang kuat, dan merasa aneh.
2. Déjà Vécu
Perasaan yang terjadi pada Deja Vecu lebih kuat daripada déjà vu. Deja vecu seseorang akan merasa pernah berada dalam suatu kondisi sebelumnya dengan ingatan yang lebih detail seperti ingat akan suara ataupun bau.
3. Déjà Senti
Déjà Senti adalah fenomena “pernah merasakan” sesuatu. Suatu ketika kamu pernah merasakan sesuatu dan berkata “Oh iya saya ingat!” atau “Oh iya saya tahu!” namun satu dua menit kemudian sadar bahwa sebenarnya kamu tidak pernah berbicara apa pun.
4. Jamais Vu
Jamais Vu (tidak pernah melihat/mengalami) adalah kebalikan dari déjà vu. Kalau déjà vu mengingat hal-hal yang sebenarnya belum pernah dilakukan sebelumnya, Jamais Vu lain lagi. Tipe déjà vu semacam ini justru tiba-tiba kehilangan memorinya dalam mengingat sesuatu hal yang pernah terjadi dalam diri. Hal ini bisa terjadi karena kelelahan otak.
5. Déjà Visité
Déjà vu tipe ini lebih menitik beratkan pada ingatan seseorang akan sebuah tempat yang belum pernah ia datangai sebelumnya tapi merasa pernah merasa berada pada lokasi yang sama. Déjà Visité berkaitan dengan tempat atau geografi.
Dari sumber yang sama juga didapati alasan kenapa Deja vu bisa terjadi, menurutnya Déjà vu terjadi karena adanya gelombang yang diantarkan ke dalam otak. Gelombang ini ada yang berasal dari dalam maupun luar tubuh manusia. Gelombang dari dalam manusia berasal dari setiap tindakan yang dilakukan. Sementara gelombang dari luar tubuh bisa berasal dari benda-benda yang menghasilkan gelombang seperti radio, televisi, ponsel, dan lain-lain. Namun, ada kalanya otak kita sedang dalam sensitivitas tinggi sehingga gelombang yang terbaca berupa amplitudo dan frekuensi tertentu dari suatu benda diterima tanpa kita sadari.
Namun, menurut sumber dari blog Sains Populer, para peneliti telah menemukan bahwa Deja vu bisa saja merupakan hasil dari kegagalan sistem kelistrikan otak. Deja vu dipercaya sebagai suatu sensasi yang salah pada ingatan atau memori. Beberapa obat-obatan juga dipercaya sebaga salah satu faktor yang memicu Deja vu. Obat-obatan seperti amantadine dan phenylpropanolamine telah diteliti sebagai penyebab perasaan Deja vu. Beberapa obat-obatan bisa menyebabkan aksi hyperdopaminergic pada area mesial temporal otak yang menyebabkan Deja vu.
Nah kalau dari sumber berikut ini (Ibor "DiazPumpins" Rere), dikatakan bahwa seorang psikolog kondang Amerika, Dr. Alfred W Munzert, dengan menjawab serangkaian test berikut ini, kita bisa tahu seberapa besarnya potensi De Javu yang kita miliki.
Jawab hanya dengan Ya atau Tidak.
(a) Suatu saat,anda merasa,bahwa apa yang telah terjadi telah anda alami sebelumnya! Sehingga anda bertanya dalam hati, rasanya peristiwa ini pernah saya alami,tapi kapan?”.
(b) Anda pernah bermimpi,tenyata mimpi itu menjadi kenyataan?
(c) Pernahkah anda mengalami mimpi yang “benar-benar realistik?” Segala yang ada pada mimpi itu, orangnya,benda-bendanya,gerak-geriknya,seperti benar-benar hidup?
(d) Ketika mengunjungi suatu tempat,tiba-tiba anda merasa sudah melihat sebelumnya.Padahal anda baru tiba untuk pertama kalinya ketempat tersebut?
(e) Anda sering sudah tahu apa yang akan dikatakan seseorang sebelum dia berbicara?
(f) Seringkali anda merasakan kehadiran “sesuatu” yang tak terlihat namun terasa “ada”?
(g) Anda sering merasa tahu akan kedatangan seorang tamu,padahal si tamu belum tiba?
(h) Apakah anda sering mengambil tindakan berdasarkan intuisi?
(i) Ketika telpon berdering,dan ada orang lain yang telah mengangkat gagang telpon,anda tahu pasti bahwa telpon itu untuk anda?
(j) Pernahkah anda melihat cahaya-cahaya aneh sewaktu-waktu,misalnya cahaya seperti kilat yang putih cemerlang?
(k) Seringkah anda melihat ada kilasan gerak disekeliling anda,padahal setelah ditengok tak ada “apa-apa?”
(l) Ketika anda teringat seseorang,tak lama kemudian orang yang anda ingat tersebut benar-benar muncul?
(m) Apakah anda merasa dapat melihat cahaya-cahaya (aura) pada wajah seseorang?Misalnya cahaya cahaya cemerlang pada orang-orang tertentu?
(n) Anda masih ingat pada pengalaman ketika masih berusia 2-3 tahun?
(o) Suatu ketika anda bermimpi melihat seseorang.Keesokan harinya anda bertemu orang tersebut dalam mimpi?
(p) Anda sering menguasai pengetahuan/keterampilan padahal anda tidak pernah sama sekali mempelajarinya?
(q) Ada suatu pengalaman bahwa “perasaan anda tiba-tiba tidak enak “. Beberapa hari kemudian ternyata memang terjadi hal yang tidak menggembirakan?
(r) Anda pernah merasa “keluar” dari tubuh?
(s) Anda sering terbayang wajah seseorang,kemudian orang tsb muncul?
Nilai : Semakin banyak anda menjawab “Ya” maka kepekaan supernormal kalian semakin besar, ataupun sebaliknya.
Mungkin cukup dulu untuk postingan kali ini, semoga ada manfaatnya buat para pengunjung Blog Butut Saya. ^^
CHALIEFOREVER